Andaikan cara kerja otak ini bisa seperti komputer, yang bisa me-refresh hanya dengan klik kanan refresh, dengan mudah membuka lembaran baru hanya dengan klik file-new, atau dengan mudah menghapus kenangan buruk hanya dengan keyword "delete". lalu secara otomatis sudah ditampung di reclycle bin..
hmm
entah kenapa aku tiba-tiba ingin menulis lagi ditengah kondisiku yang sekarang. Yah mungkin kurasa ini waktu yang tepat kalau hanya untuk sekedar mencorat-coret halaman yang tadinya bersih dengan serangkaian kalimat-kalimat konyolku yang tanpa arti.
Dulu ku pikir, hidupku ini kan selalu indah. Hanya dengan berangan-angan dan berdo'a kepada Tuhan aku bisa meraih apa yang kuinginkan. Tanpa sebuah kerja keras dan hambatan yang berarti.
Tapi sekarang aku sadar, itu hanya impian bodoh para pemalas. Yang terbiasa mendapatkan keinginan secara "instan" tanpa keluar keringat, layaknya aladin yang tinggal menggosokkan lampu ajaib dan mendapat 3 permintaan yang pasti dikabulkan.
Mungkin ada baiknya kalo aku mengucapkan banyak terima kasih kepada Tuhan karena telah banyak memberiku waktu untuk memahami arti hidup ini. Terima kasih telah memberiku cobaan yang membuatku jadi lebih dewasa untuk menyingkapi semua masalah.
Sekarang, aku bukan lagi seorang mahasiswa kurang kerjaan yang mempermasalahkan mengapa ada orang-orang yang rela mati untuk PSIS, mengapa mereka rela menjadi artis bokep, mengapa mereka lebih menyukai vodka daripada coca cola, dan mengapa mereka rela mengeluarkan biaya banyak hanya untuk sekedar makan di KFC dari pada makan di warung penyet pingir jalan...
Karena aku sadar dan paham bahwa setiap orang mempunyai jalan hidup yang berbeda-beda, biarkan mereka memilih pilihan yang ada disekitar mereka. Dan tolong HARGAI ITU !
Sekarang aku mengerti mengapa Tuhan menciptakan si kaya dan si miskin, mengapa ada raja dan budak belian, mengapa ada polisi dan penjahat, dan mengapa ada pelacur dan om-om hidung belang ...
Karena sebenarnya kita semua saling membutuhkan,atau mungkin kita berada dalam simbiosis mutualisme, semua saling mengisi, saling berbagi.Tuhan memang maha adil yang menciptakan ini semua agar dunia ini menjadi "seimbang"..
Dan pada dasarnya dimata Tuhan, kita itu SAMA, dan kita semua ada pada satu tujuan dasar. Yaitu bertahan hidup !!
Lalu, mengapa kita masih sering mempermasalahkan perbedaan ??
hmm
entah kenapa aku tiba-tiba ingin menulis lagi ditengah kondisiku yang sekarang. Yah mungkin kurasa ini waktu yang tepat kalau hanya untuk sekedar mencorat-coret halaman yang tadinya bersih dengan serangkaian kalimat-kalimat konyolku yang tanpa arti.
Dulu ku pikir, hidupku ini kan selalu indah. Hanya dengan berangan-angan dan berdo'a kepada Tuhan aku bisa meraih apa yang kuinginkan. Tanpa sebuah kerja keras dan hambatan yang berarti.
Tapi sekarang aku sadar, itu hanya impian bodoh para pemalas. Yang terbiasa mendapatkan keinginan secara "instan" tanpa keluar keringat, layaknya aladin yang tinggal menggosokkan lampu ajaib dan mendapat 3 permintaan yang pasti dikabulkan.
Mungkin ada baiknya kalo aku mengucapkan banyak terima kasih kepada Tuhan karena telah banyak memberiku waktu untuk memahami arti hidup ini. Terima kasih telah memberiku cobaan yang membuatku jadi lebih dewasa untuk menyingkapi semua masalah.
Sekarang, aku bukan lagi seorang mahasiswa kurang kerjaan yang mempermasalahkan mengapa ada orang-orang yang rela mati untuk PSIS, mengapa mereka rela menjadi artis bokep, mengapa mereka lebih menyukai vodka daripada coca cola, dan mengapa mereka rela mengeluarkan biaya banyak hanya untuk sekedar makan di KFC dari pada makan di warung penyet pingir jalan...
Karena aku sadar dan paham bahwa setiap orang mempunyai jalan hidup yang berbeda-beda, biarkan mereka memilih pilihan yang ada disekitar mereka. Dan tolong HARGAI ITU !
Sekarang aku mengerti mengapa Tuhan menciptakan si kaya dan si miskin, mengapa ada raja dan budak belian, mengapa ada polisi dan penjahat, dan mengapa ada pelacur dan om-om hidung belang ...
Karena sebenarnya kita semua saling membutuhkan,atau mungkin kita berada dalam simbiosis mutualisme, semua saling mengisi, saling berbagi.Tuhan memang maha adil yang menciptakan ini semua agar dunia ini menjadi "seimbang"..
Dan pada dasarnya dimata Tuhan, kita itu SAMA, dan kita semua ada pada satu tujuan dasar. Yaitu bertahan hidup !!
Lalu, mengapa kita masih sering mempermasalahkan perbedaan ??
Tidak ada komentar:
Posting Komentar